Trik Jitu dalam Meningkatkan Engagement Siswa di Kelas

Ketika sedang melaksanakan pembelajaran, pernah tidak EDOOcator memperhatikan bahwa siswa tidak antusias dan tidak fokus dalam mengikuti suatu pembelajaran? Pandangan para siswa selalu terpecah pada hal-hal lain di luar kelas. Kalau EDOOcator pernah merasakan hal semacam itu, artinya siswa sedang berada dalam tingkat student engagement-nya rendah. Apa itu student engagement? Bagaimana trik dalam meningkatkan engagement pada siswa? Yuk simak penjelasan berikut!

Pengertian Student Engagement

Secara umum, student engagement adalah kegiatan seorang siswa dalam keterlibatannya di dalam kelas. Sedangkan, secara harfiah student engagement sering diartikan sebagai, suatu keterlibatan siswa yang diukur dengan tingkat perhatian, minat, keingintahuan, optimisme, dan semangat yang ditunjukkan siswa ketika mereka sedang belajar di kelas. Dari situlah sudah jelas bahwa setiap guru merasakan pentingnya engagement setiap siswa di kelas.

Menurut seorang tokoh bernama Reeve (2005) menjelaskan definisi student engagement merupakan intensitas perilaku, kualitas emosional, dan usaha pribadi dari keterlibatan siswa secara aktif dalam aktivitas pembelajaran.

Meningkatkan engagement pada siswa merupakan suatu hal yang sangatlah penting. Siswa yang ter-engaged akan memiliki rasa senang dan gairah dalam belajar di sekolah, belajar di kelas, belajar dalam kelompok, maupun belajar mandiri di rumah. Rasa senang dalam belajar merupakan kunci awal yang harus dibangkitkan.

Belajar tanpa adanya dorongan rasa senang dalam melakukan kegiatan pembelajaran tersebut akan menjadi tidak efektif. Semestinya juga, seorang siswa harus memiliki dedikasi atas dirinya sendiri. Dedikasi dalam meningkatkan kemampuan diri melalui proses belajar perlu selalu untuk ditingkatkan.

5 Trik Dalam Meningkatkan Engagement Pada Siswa

Meningkatkan engagement pada siswa merupakan upaya yang ditempuh guru untuk mengatasi kebosanan dan kejenuhan dalam pembelajaran. Oleh sebab itu, EDOOcator perlu mencari terobosan dan inovasi terbaru dalam setiap pembelajaran agar siswa menjadi antusias dalam setiap prosesi pembelajaran. 

Ada banyak Trik yang dapat EDOOcator lakukan untuk meningkatkan engagement pada siswa di kelas. Berikut kami usulkan 5 trik bagaimana melibatkan siswa dalam pembelajaran.

  1. Memulai Pembelajaran dengan Ice Breaking

Sebagai trik awal untuk membuat suasana kelas tidak tegang, EDOOcator bisa memulai proses pembelajaran dengan ice breaking seperti guyonan (jokes) dan teka-teki sederhana. Sapalah para siswa dengan wajah gembira, senyum ceria, tanyakan kabar mereka, kesibukkan mereka, dan perasaan mereka pada hari tersebut. Hal ini akan membentuk kedekatan emosional antara guru dan siswa.

Selanjutnya, buatlah suasana yang interaktif dan menyenangkan dan berikanlah apresiasi kepada siswa yang berani menjawab pertanyaan dari teka-teki sederhana itu. Suasana kelas yang sudah cair dan menyenangkan bisa membuat siswa lebih antusias dan fokus dalam belajar. 

  1. Memulai Pembelajaran dengan Berbagai Pertanyaan

Meskipun trik ini kurang disenangi oleh siswa, tetapi pada dasarnya mengawali pembelajaran di kelas dengan pertanyaan-pertanyaan umum perihal materi pelajaran, dapat menjadi salah satu trik paling efektif dalam usaha meningkatkan engagement siswa.

Hal tersebut juga menjadi tolak ukur siswa apakah mereka sudah siap atau belum menerima pembelajaran. Selain bisa melatih kedisiplinan siswa, memberikan pertanyaan-pertanyaan juga dapat mempermudah EDOOcator dalam menjelaskan materi pelajaran agar lebih komprehensif. 

  1. Membahas Peristiwa Terkini dan Isu-Isu Viral di Sosial Media

Maraknya penggunaan sosial media oleh siswa bisa dimanfaatkan oleh EDOOcator dalam proses pembelajaran. Mintalah satu atau dua siswa untuk memberikan opini terhadap berita-berita viral di sosial media. Tentunya EDOOcator harus lebih selektif dalam memilih dan memilah topik apa yang baik untuk diperbincangkan agar tidak ke luar dari bingkai pendidikan dan pembelajaran.

Memberikan ruang kepada para siswa dalam menyampaikan opini mereka, bisa membuat mereka berpikir lebih kritis terhadap suatu fenomena. Selain itu, EDOOcator juga bisa lebih memahami ketertarikan, minat, bakat, dan potensi terpendam yang ada di dalam diri para siswa berdasarkan argumen-argumen yang dilontarkannya.

  1. Memvariasikan Metode Pembelajaran secara Individual ataupun Kelompok

Salah satu faktor penyebab siswa merasa dirinya tidak terlibat di dalam kelas adalah bosan, karena tidak adanya hal-hal baru dalam gaya pembelajaran (learning style) oleh guru. Pembelajaran di kelas yang monoton akan membuat suasana menjadi suram dan mencekam. Maka dari itu, siswa tidak memiliki gairah atau dorongan lebih untuk belajar. 

Cara mengatasi situasi flat tersebut, EDOOcator bisa mengaplikasikan beberapa metode pembelajaran secara individu dan kelompok, di anataranya adalah flipped learning, Picture X Picture, dan STAD. Melalui hadirnya varian berbeda dalam pembelajaran di setiap pertemuan, siswa akan semakin antusias dan semangat dalam belajar. Tetapi, EDOOcator juga harus bisa mengontrol suasana kelas agar tetap kondusif selama pembelajaran dan tidak mengganggu kelas lain. 

  1. Melakukan Demonstrasi Tentang Materi Pelajaran

Trik satu ini sebetulnya merupakan trik yang sangat interaktif untuk mempermudah suatu pembelajaran. Namun, trik ini penerapannya sangat kondisional dengan materi pelajaran. Namun, EDOOcator bisa memakai trik demonstrasi ini dalam melakukan simulasi ketika mempraktekkan pelajaran tertentu. 

Trik demonstrasi bisa dimanfaatkan pada pelajaran geografi misalnya dengan memanfaatkan globe, peta, dan presentasi dalam penyampaian materinya. Mintalah beberapa siswa untuk membantu EDOOcator dalam menyusun benda-benda tersebut sembari menjelaskan fungsinya. Maka demikian, siswa tidak cuma terlibat secara teoritis tetapi juga mengetahui secara langsung penerapannya. Oleh sebab itu, trik ini sangatlah cocok untuk membuat siswa ter-engage di dalam pembelajaran. 

Itulah beberapa trik dalam meningkatkan engagement pada siswa di kelas. Masih banyak aslinya trik lain yang dapat EDOOcator terapkan dalam pembelajaran. Namun, perlu digaris bawahi bahwa tidak ada satu trik pun yang terbaik untuk semua siswa, namun memulai kelas dengan melibatkan siswa patut dan perlu EDOOcator coba lakukan.

Peningkatan engagement pada siswa dapat dipengaruhi oleh faktor siswa itu sendiri dan faktor lingkungan termasuk di dalamnya faktor guru, dan stakeholder lainnya. Stakeholder sekolah terkhususnya guru harus melakukan berbagai langkah-langkah dan trik yang komprehensif untuk meningkatkan engagement pada siswa.

Selain itu, teman sebaya dan peran orangtua juga sangat berperan penting pada peningkatan engagement pada siswa. Yuk share di kolom komentar trik dalam meningkatkan engagement pada siswa versi EDOOcator ya!

1 tanggapan pada “Trik Jitu dalam Meningkatkan Engagement Siswa di Kelas”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *