3 Kegunaan Rumus Teorema Pythagoras dalam Kehidupan Sehari-Hari

Hai, EDOOers! Berbagai rumus dalam pelajaran matematika baik yang kita pahami atau tidak, sebetulnya merupakan ilmu pengetahuan yang bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari lho. Buktinya, para ilmuwan terdahulu kerap menemukan teori-teori sambil merumuskannya dalam persamaan matematika. Pasti EDOOers kalo udah ngomongin rumus matematika, ingetnya paling tentang rumus Teorema Pythagoras.

Nah, pada pembahasan kali ini, kita bakalan belajar kembali tentang rumus Pythagoras atau Teorema Pythagoras. Namun, ditambah gimana manfaat atau kegunaan Teorema Pythagoras dalam kehidupan sehari-hari EDOOers.

Pengertian Teorema Pythagoras

Sobat EDOOers sudah tahu belum apa itu rumus Teorema Pythagoras, hayo? Teorema Pythagoras adalah sebuah rumus yang menjelaskan hubungan atau relasi antara panjang sisi-sisi pada suatu segitiga siku-siku. Sedangkan alasan mengapa rumus tersebut dinamakan Teorema Pythagoras ialah berasal dari nama seorang filsuf dan ilmuan matematika bernama Pythagoras yang berasal dari Yunani Kuno pada masa 570-495 SM di kepulauan Samos.

Sebenarnya, si ilmuan Pythagoras ini bukan merupakan penemu pertama lho dari teorema ini, karena teorema tersebut sudah digunakan sejak tahun 1900 – 1600 SM oleh bangsa Mesir, Babilonia, dan Cina Kuno mengenai hubungan antar sisi pada segitiga siku-siku. Buktinya jelas pada bangsa Mesir dalam membangun pyramida agung yang menggunakan pengetahuan tersebut.

Mengapa nama teorema tentang relasi segitiga siku-siku tersebut tetap dinamakan dengan nama Pythagoras? Jawabannya karena si ilmuan Pythagoras lah yang membawa pengetahuan tersebut ke peradaban Yunani Kuno dan telah membuktikannya secara sistematis. Oleh sebab itu, nama Pythagoras ditetapkan sebagai nama dari teorema ini.

Dalil dari teorema Pythagoras berbunyi “Kuadrat panjang sisi miring (hipotenusa) pada suatu segitiga siku-siku sama dengan jumlah kuadrat panjang sisi-sisi lainnya”. Teorema tersebut dapat ditulis sebagai persamaan yang menghubungkan panjang sisi ab dan c, sehingga secara sistematis, dapat kita tuliskan seperti berikut:Keterangannya c adalah sisi miring (sisi yang berada dihadapan sudut siku-siku), sedangkan  a dan b adalah sisi-sisi tegak untuk segitiga siku-siku. Berdasarkan penjelasan rumus di atas, Teorema Pythagoras sangat erat kaitannya dengan segitiga siku-siku ya, Sobat EDOOers dalam mencari panjang salah satu sisi dari sebuah segitiga siku-siku.

Kegunaan Rumus Teorema Pythagoras dalam Kehidupan Nyata

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya penerapan rumus Teorema Pythagoras digunakan untuk mengetahui nilai sisi yang berseberangan dengan siku-siku atau sisi miring. Adapun pengaplikasian rumus Teorema Pythagoras dapat digunakan untuk kehidupan sehari-hari.

Ada berbagai hal yang berkaitan dengan hubungan dari panjang dan sudut segitiga. Pokoknya, selama di keseharian EDOOers melihat adanya peran dari sebuah segitiga sama sisinya, terdapat peran dari rumus Teorema Pythagoras di sana. Berikut kegunaan rumus Teorama Pythagoras dalam kehidupan sehari-hari:

  1. Bidang Arsitektur dan Konstruksi Bangunan

Bidang arsitektur dan konstruksi bangunan merupakan salah satu contoh dari penerapan rumus Teorema Pythagoras. Misalnya pada bangunan atau bidang yang berbentuk segitiga seperti pada atap bangunan. Teorema Pythagoras ini akan sangat berguna untuk memperhitungkan bidang yang memiliki desain segitiga siku-siku.

Rumus Teorema Pythagoras akan membantu dalam kegiatan memperkirakan dan menghitung bidang miring suatu bangunan yang memiliki sisi-sisi yang saling tegak lurus seperti segita siku-siku, atau memiliki sudut sebesar 90 derajat.

  1. Sistem Navigasi

Pada sistem navigasi, terdapat sebuah metode triangulasi yang digunakan untuk menentukan suatu lokasi atau koordinat berdasarkan sudut antara titik-titik koordinat. Nah, rumus Teorema Pythagoras mempunyai perannya ketika triangulasi menggunakan sudut sebesar 90 derajat.

For your information, NASA juga menggunakan metode triangulasi untuk menentukan posisi pesawat di luar angkasa lho EDOOers. Kalau di kehidupan sehari-hari yang bisa kita jumpai adalah berguna dalam sistem navigasi pada mobil dan pelacakan ponsel.

  1. Melacak Titik Lokasi Gempa Bumi

Penerapan rumus Teorema Pythagoras juga bisa digunakakkan dalam melacak lokasi gempa bumi. Cara kerjanya ialah dengan metode triangulasi pada jenis gelombang saat terjadi suatu gempa.

Sebagai gambaran, metode triangulasi dilakukan dengan melihat jarak yang ditempuh oleh gelombang yang lebih cepat, dengan jarak tempuh dari gelombang yang lebih lambat. Melalui cara tersebut, pusat lokasi gempa bumi dapat ditentukan.

Sobat EDOOers, sebenernya masih ada banyak lagi kegunaan teorema Pythagoras dalam kehidupan sehari-hari. Selama sesuatu tersebut berada pada konsep jarak pada sisi miring dan sisi-sisi yang saling tegak lurus, penggunaan rumus Teorema Pythagoras tersebut akan sangat berguna.

Berbagai buku, audio, video yang membahas pelajaran Matematika dan Science bisa didapatkan di EDOO. Silakan diakses dan semoga membuat lebih semangat belajar. Salam Literasi untuk Edukasi!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *