Yuk Mengenal 5 Macam Simbiosis Pada Pelajaran Biologi

Halo Sobat EDOOers! Pasti kamu pernah dengar simbiosis pada pelajaran biologi. Kehidupan ini tidak akan terlepas dari suatu bentuk hubungan dengan makhluk hidup lainnya. Sebagai makhluk hidup, kita akan mencoba untuk berinteraksi dengan manusia lainnya, hewan, dan juga tumbuhan.

Setiap makhluk hidup yang ada di bumi pastinya membutuhkan kehadiran makhluk hidup lainnya. Lantaran, makhluk hidup bergantung satu sama lainnya, seperti tumbuhan membutuhkan manusia untuk merawatnya. Hewan membutuhkan tumbuhan untuk bertahan hidup, begitupun juga manusia membutuhkan peran tumbuhan dan hewan dalam menjalani kehidupannya. Interaksi antar makhluk hidup ini juga dikenal dengan sebutan simbiosis.

Memahami Pengertian Simbiosis

Simbiosis berasal dari bahasa Yunani yang berarti “hidup bersama”. Sedangkan menurut Menurut KBBI, simbiosis adalah keadaan hidup bersama secara erat antara dua organisme yang berbeda.

Secara sederhana, simbiosis pada pelajaran biologi dapat dimaknai sebagai hubungan antara suatu makhluk hidup dengan makhluk hidup lainnya, dan makhluk hidup tersebut harus memiliki spesies yang berbeda. Istilah simbiosis sudah ada sejak pertengahan abad ke-19, di mana pada saat itu para ilmuwan-ilmuwan memperdebatkan nama istilah yang digunakan ketika suatu makhluk hidup memiliki sebuah interaksi atau hubungan spesifik dengan makhluk hidup yang lainnya.

Tidak hanya sampai disitu, perdebatan dilanjut ketika membahas apakah simbiosis harus merupakan hubungan yang menguntungkan bagi kedua makhluk hidup. Akan tetapi, pada akhirnya para ilmuwan sepakat bahwa simbiosis pada dasarnya bisa berbentuk apapun dengan di garis bawahi, harus ada interaksi antar makhluk hidup dan kedua makhluk hidup berbeda satu sama lain.

Pada ilmu biologi, hubungan makhluk hidup dengan lingkungan sangat erat kaitannya dengan kelangsungan hidup makhluk itu sendiri. Kelangsungan hidup makhluk hidup dapat dilihat dari alur rantai makanan dan jaring-jaring makanan.

Apabila berbicara mengenai interaksi atau hubungan antar makhluk hidup, EDOOers bisa membayangkan bahwa simbiosis akan selalu ada di lingkungan sekitar kita, dan bahkan dapat terjadi terhadap diri masing-masing, mengingat makhluk hidup tidak bisa bertahan tanpa adanya bantuan dari makhluk lainnya.

5 Macam Simbiosis Dalam Pelajaran Biologi

Seperti yang sudah disinggung di atas, ayo kita mengenal dan mempelajari 5 macam simbiosis, EDOOers.

  1. Simbiosis Mutualisme

Simbiosis mutualisme adalah sebuah hubungan antara dua organisme yang berbeda jenisnya, tetapi bersifat saling menguntungkan satu sama lain. Hubungan ini dianggap bersifat positif jika kedua pihak merasa diuntungkan satu sama lain.

Contoh dari simbiosis mutualisme bisa dilihat pada hubungan antara manusia dengan bakteri E. Coli yang ada di usus besar. Adanya bakteri tersebut di dalam tubuh, maka manusia dapat mengurangi pertumbuhan bakteri jahat serta mempercepat proses pembusukan di dalam usus besar. Sedangkan manfaat bagi bakteri E. Coli dapat memperoleh sisa-sisa makanan untuk dijadikan makanan pada usus besar.

Selain itu, contoh lain dari simbiosis mutualisme adalah hubungan antara bunga dan kupu-kupu, kupu-kupu akan menghisap nektar dari bunga. Sedangkan Kupu-kupu mendapat keuntungan berupa makanan, sementara bunga akan terbantu dalam proses penyerbukannya.

  1. Simbiosis Komensalisme

Simbiosis komensalisme adalah sebuah interaksi yang terjadi antara dua makhluk hidup yang menguntungkan salah satu organisme saja, sementara organisme lain tidak menderita kerugian.

Contoh simbiosis komensalisme bisa terjadi antara ikan remora dan ikan hiu. Umumnya setelah hiu makan, terdapat sisa-sisa makanan yang berjatuhan di sekitar tubuhnya. Ikan remora lalu menempel pada ikan hiu dan memungut sisa-sisa makanan dari ikan hiu. Ikan hiu tidak merasa dirugikan dan juga tidak diuntungkan.

Selain itu, contoh lain dari simbiosis komensalisme adalah hubungan Ikan badut dengan anemon laut, ikan badut terbiasa tinggal di tentakel anemon laut. Ikan badut mendapat keuntungan karena terlindung dari pemangsa, sementara anemon laut tidak dirugikan dengan keberadaan ikan badut.

 

3. Simbiosis Parasitisme

Simbiosis parasitisme adalah suatu interaksi yang terjadi saat makhluk hidup yang satu mendapat keuntungan, namun merugikan makhluk hidup lainnya juga. Simbiosis parasitisme yang merupakan kebalikan dari yang terjadi pada simbiosis mutualisme.

Contoh simbiosis parasitisme bisa ditemukan pada interaksi nyamuk dengan manusia. Di mana, nyamuk menggigit dan menghisap darah manusia, bahkan juga menyebarkan penyakit pada manusia. Akan tetapi, bagi nyamuk hubungan tersebut menguntungkan, karena bukan saja mendapatkan darah sebagai makanan mereka. Akan tetapi juga untuk berkembang biak. Sedangkan bagi manusia hubungan ini sangat merugikan, karena dapat terserang penyakit berbahaya seperti demam berdarah, malaria, dan lain sebagainya.

Selain itu, contoh lain dari simbiosis parasitisme adalah interaksi lalat dengan buah, lalat yang hinggap dan tinggal di dalam buah. Buah akan dirugikan karena bisa mudah busuk. Sedangkan, lalat akan mendapat keuntungan karena memiliki tempat bertelur dan berkembang biak.

4. Simbiosis Amensalisme

Simbiosis amensalisme dikenal juga dengan sebutan simbiosis antibiosis. Simbiosis amensalisme adalah interaksi antar makhluk hidup yang merugikan makhluk hidup lain, sementara makhluk hidup yang satunya tidak diuntungkan atau dirugikan. 

Contoh dari simbiosis amensalisme bisa dilihat pada pohon pinus yang mengeluarkan senyawa alelopati yang dapat menyebabkan tumbuhan lain di sekitarnya tidak dapat tumbuh subur.

Selain itu, contoh lain dari simbiosis amensalisme adalah interkasi brokoli dan kubis, brokoli mengandung senyawa yang apabila didekatkan dengan kubis. Kubis akan menjadi cepat membusuk dan tidak dapat olah.

5. Simbiosis Netralisme

Simbiosis netralisme adalah sebuah hubungan antar makhluk hidup yang tidak memberi keuntungan ataupun tidak memberi kerugian pada makhluk hidup yang terlibat. Pada simbiosis ini, kedua belah pihak tidak dapat pengaruh apa pun, baik keuntungan atau kerugian.

Contoh simbiosis netralisme bisa dilihat pada katak dan ikan, kedua-duanya tinggal dan mencari makan di ekosistem air, tetapi katak tidak memakan ikan. Kedua makhluk hidup tersebut tidak memberi pengaruh satu sama lain.

Selain itu, contoh lain dari simbiosis netralisme adalah sapi dengan burung hantu, meski tinggal di lingkungan yang sama, keduanya tidak saling menguntungkan ataupun merugikan karena sapi mencari makan saat siang hari, sementara burung hantu mencari makan saat malam hari.

Itulah 5 jenis simbiosis pada pelajaran biologi beserta contohnya yang terjadi dalam ekosistem makhluk hidup yang perlu EDOOers ketahui. Topik-topik tentang biologi menarik lainnya seperti ini, bisa kamu temukan di layanan aplikasi EDOO. Berbagai konten digital di dalamnya seperti buku, audio, hingga video siap untuk menambah wawasanmu dan mempersiapkan dirimu menghadapi ujian!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *