Tradisi Unik: Puluhan Siswa Berbondong-Bondong Lakukan Keramas di Sekolah

Hampir setiap orang ingin mempunyai rambut yang sehat. Agar tercapai, merawat rambut dengan baik merupakan kunci utama. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan keramas.

Keramas merupakan bagian perawatan rambut dengan mencuci rambut dan kulit kepala menggunakan sampo, disertai meremas-remas kulit kepala supaya ketika dibilas menggunakan air dapat menjadi bersih. Tujuan dari keramas sendiri untuk menghilangkan kotoran seperti debu, kutu rambut, dan ketombe. Bila dilakukan dengan teratur dan berkala, tentu akan menghasilkan rambut yang sehat, berkilau, dan lembut.

Keramas Massal di Sekolah

Terkait tradisi unik di Indonesia itu banyak macamnya, seperti halnya tradisi keramas bersama yang dilakukan warga Tangerang di Sungai Cisadane, dalam rangka menyambut bulan Ramadhan. Ada juga tradisi Padusan di Banyumas yaitu tradisi keramas dengan abu Jerami yang dianggap bisa lebih menyehatkan dan menghitamkan rambut.

Sementara itu, muncul sebuah tradisi unik baru di salah satu sekolah di Indonesia. Tradisi yang dimaksud yaitu kegiatan keramas massal yang dilakukan puluhan siswa di SDN 1 Sewurejo, Mojogedang, Karanganyar, Jawa Tengah.

Kegiatan keramas massal tersebut digelar bertepatan dengan Gerakan Jumat Bersih. Ada sebanyak 84 siswa seluruh kelas dari kelas dari I sampai VI mengikuti gerakan keramas massal tersebut.

Siswa putra mengikuti kegiatan keramas massal di halaman sekolah. Sedangkan siswa putri mengikuti keramas massal di kamar mandi. Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk membasmi kutu rambut yang mungkin ada pada rambut para siswa. Harapan dari munculnya tradisi unik ini yakni rambut/kepala siswa menjadi lebih bersih dan nyaman dalam mengikuti setiap proses pembelajaran di kelas.

Latar Belakang Tradisi Keramas di Sekolah

Hal yang melatar belakangi munculnya tradisi unik ini adalah menindaklanjuti kejadian viral di sosial media, ada siswi SDN 1 Sewurejo yang rambutnya dibersihkan dari ratusan kutu yang bersarang di rambutnya oleh salah satu guru.

Kejadian tersebut viral karena salah satu guru mengunggah video saat membersihkan kutu rambut siswinya di akun Tik Tok milik guru tersebut. Dalam video siswa tersebut tengah duduk dan disisir rambutnya oleh guru. Video Tiktok 3 menit 8 detik itu memutar guru yang memberangus koloni kutu rambut di balik kerudung seorang siswi. Siswi itu hanya terdiam saat serangga parasit itu dirontokkan dari rambutnya.
Awalnya, guru tersebut mengetahui ada noda bercak hitam di seragam siswinya. Setelah di cek dengan seksama bercak hitam itu ternyata adalah kutu yang bergerak dan berjatuhan di seragam.

Selama dibersihkan, para guru sempat khawatir karena terdapat ratusan kutu ditemukan di rambut siswi tersebut. Bahkan saat dibersihkan, kutu yang terdapat di rambut siswi tersebut bisa bikin orang fobia dan tidak tahan melihatnya. Setelah dibersihkan rambut siswa tersebut dipotong oleh gurunya karena kusut dan susah disisir.

Siswi yang viral di sosial media tersebut diketahui hidup dalam keadaan perekonomian yang kurang mampu bersama ibu dan kakeknya. Untuk menyambung hidup sehari-hari, keluarga siswa ini hanya mengandalkan uang dari bekerja sebagai penyortir barang bekas (rosokan).

Bedasarkan penuturan salah satu guru SDN 1 Sewurejo yang bekunjung ke kediaman siswi tersebut. Kondisi siswa yang viral di sosial media karena terdapat kutu bersarang di rambutnya sudah terjadi cukup lama, sebenarnya ibu siswi ini sudah berusaha mengobatinya, namun belum juga membuahkan hasil. Ibu siswi ini berterimakasih banyak kepada guru dan sekolah, karena anaknya sudah dirawat.

Di sisi lain, gerakan keramas massal yang ada oleh SDN 1 Sewurejo ini dilakukan dalam rangka menyambut kedatangan artis ibukota Baim Wong. Rencana kunjungan artis Baim Wong ini dikarenakan seiring viralnya tayangan dari video Tiktok yang diunggah salah satu guru SDN 01 Sewurejo, tentang kepedulian guru tersebut menyisir dan memotong rambut salah satu siswinya karena sangat banyak kutu.

Seperti diberitakan sebelumnya, tayangan video Tiktok guru membersihkan rambut muridnya yang penuh kutu ini viral. Dalam sekejap, tayangan tersebut telah dilihat 3.5 juta mata orang. Viralnya tayangan ini mendorong artis Baim Wong untuk datang.

Berikut ini adalah link video terkait siswi yang viral karena dibersihkan kutu dari rambutnya oleh guru: https://www.tiktok.com/@poskotanetwork/video/7138021450061040923?is_from_webapp=1&sender_device=pc&web_id=7127049524015515137

Tujuan Tradisi Keramas di Sekolah

Gerakan keramas massal yang di lakukan oleh seluruh siswa siswi di SDN 1 Sewurejo, sampai membuat Bupati dan pemerintah setempat memberikan bantuan berupa paket peralatan kebersihan diri. Paket peralatan kebersihan diri yang dikirim oleh bapak Bupati Karanganyar berupa sabun, sikat gigi, dan sampo.

Gerakan keramas massal ini memang program baru dan direncanakan menjadi tradisi rutin sekolah, entah 1 atau 2 bulan sekali baik itu keramas massal, gosok gigi massal, dan lainnya.

Tujuan tradisi keramas di sekolah yaitu agar para siswa lebih perhatian terhadap tingkat kebersihan diri. Di sisi lain, juga bertujuan supaya para guru kelas melakukan pendekatan kepada para orang tua siswa terkait kesadaran kesehatan anak. Sejatinya, kesehatan siswa turut berdampak besar terhadap kelancaran proses pembelajaran di kelas.

Jadi, sekolah kamu ikutan tradisi Keramas Massal di sekolah juga nggak nih, EDOOers? Share di kolom komentar ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *