Ini 9 Jurus Jitu Berburu Beasiswa

Siapa yang tak ingin mendapatkan beasiswa? Jangan salah lho, beasiswa bukan hanya untuk orang yang kurang mampu. Umumnya, sponsor beasiswa mencari orang-orang yang cerdas, semangat, memiliki jiwa kepemimpinan kuat, kreatif, dan yang paling penting adalah memiliki kesadaran dan komitmen untuk membangun komunitasnya, negara, bahkan dunia.

Beasiswa tidak hanya akan meringankan kamu melanjutkan pendidikan dari sisi biaya, tetapi beasiswa juga bisa membawamu ke mana saja. Soalnya, ada ratusan program beasiswa tersedia saat ini untuk melanjutkan pendidikan ke hampir semua negara di dunia.

Jadi, ternyata kesempatan untuk mendapatkan beasiswa banyak sekali lho. Sponsor beasiswa biasanya dari individu, perusahaan, Pemerintah dan berbagai bentuk organisasi lain. Namun, memang untuk mendapatkannya tidak mudah. Tidak hanya mengandalkan nilai akademis tinggi, tetapi juga ada strategi khusus.

Mengutip Kantrowitz,  perencanaan biaya pendidikan dari Edvisors, berbasis di New York, AS, di laman resmi Aol, menyebutkan ada 9 jurus jitu yang perlu kamu lakukan untuk bisa memenangkan pertarungan mendapatkan beasiswa.

1. Buat Resume Pencapaian

Melamar beasiswa itu sama saja dengan melamar pekerjaan. Jadi, pemberi beasiswa juga ingin mendapatkan peserta yang berprestasi dan memiliki potensi untuk mencapai apa yang mereka harapkan. Apakah kamu akan mampu mencapai harapan mereka. Mulai dari bisa menyelesaikan pendidikan tepat waktu hingga dapat mengaplikasikan ilmu yang diterima setelah lulus kuliah. Biasanya, diharapkan penerima bisa kembali ke negaranya masing-masing. Ada juga beasiswa yang memang diberikan perusahaan agar penerima bisa berkontribusi kepada perusahaan atau industri di bidang yang sama dengan perusahaan sponsor beasiswa.

2. Jangan Lewatkan Tenggat Waktu

Nah, ini dia. Banyak pendaftar beasiswa yang menunda-nuda untuk mengurus dokumen yang dibutuhkan. Padahal, ada beberapa dokumen yang mengurusnya perlu waktu lama, seperti sertifikat bahasa. Ada juga beasiswa yang mengharuskan peserta sudah diterima di kampus tertentu, sehingga saat memasukkan lamaran beasiswa kepada sponsor sudah harus menyertakan surat keterangan diterima di kampus tertentu. Sebaiknya, begitu pendaftaran beasiswa di buka, kamu harus mengurus semuanya secepat mungkin. Bahkan, jika memang kamu pemburu beasiswa, kamu harus sudah mulai menyiapkannya sebelum pendaftaran dibuka.

3. Pastikan Profilmu Sesuai Dengan Tujuan Beasiswa

Selanjutnya, kamu harus memastikan profilmu sesuai dengan jenis beasiswa. Jangan mencari beasiswa jurnalistik, misalnya, tetapi kamu sebenarnya berminat di otomotif dan kamu juga tidak memiliki pengalaman dan rencana untuk bekerja di bidang otomotif di masa mendatang.

4. Ajukan Permohonan Beasiswa Sebanyak Mungkin

Sebagai pemburu beasiswa, kamu harus menciptakan peluang sebanyak mungkin untuk lulus. Salah satu caranya adalah dengan mengajukan permohonan beasiswa sebanyak mungkin. Jadi, sama seperti pelamar kerja yang biasanya melemparkan lamaran sebanyak mungkin ke sejumlah perusahaan, demikian juga pencari beasiswa. Jangan hanya mengandalkan satu tujuan beasiswa saja dalam satu tahun. Jika gagal, kamu tidak memiliki alternatif lain.

5. Carilah Buku Daftar Beasiswa

Memang di internet banyak sekali informasi soal tips dan trik mendapatkan beasiswa, ditambah lagi data program beasiswa dari seluruh dunia. Namun, kamu bisa mencari peluang lagi di majalah, koran, buku atau direktori cetak, seperti di perpustakaan, kampus atau tempat lain. Biasanya ada juga beasiswa yang diinformasikan di media cetak saja.

6. Temukan Beasiswa Lokal di Papan Buletin

Tahukah kamu bahwa banyak juga program beasiswa lokal yang diberikan oleh perusahaan lokal atau lembaga lokal bagi warga kota. Nah, biasanya ini diumumkan di skala lebih kecil, misalnya di papan buletin kampus, perpustakaan, kantor-kantor Pemerintah, di stasiun atau di tempat lain. Jadi, jangan lewatkan informasi dari papan buletin di kotamu.

7. Memanfaatkan Koneksi Keluarga

Beasiswa biasanya juga diberikan oleh perusahaan, organisasi, komunitas, bahkan klub-klub tertentu. Jadi, kamu bisa memanfaatkan keluarga, kerabat untuk mendapatkan informasi ini. Contohnya, jika kamu suka olah raga sepak bola, bisa jadi ada organisasi pencinta sepak bola yang menggalang dana untuk memberikan beasiswa pendidikan bagi anggota klub sepak bola.

8. Kelola Media Sosial Secara Profesional

Nah, ini tidak kalah pentingnya. Kamu harus mengelola media sosialmu secara profesional. Kalaupun kamu menggunakannya untuk berinteraksi dengan keluarga dan teman-teman, pastikan isinya tetap sopan dan bermanfaat. Tidak harus serius, bisa saja bercanda. Tetapi pastikan isi candaannya bukan rasis atau mendiskreditkan orang lain.

9. Berpakaian Rapi

Masih sama seperti melamar pekerjaan, jika kamu terpilih untuk diundang  mengikuti wawancara penerima beasiswa, kamu harus berpakaian rapi, baik wawancara yang dilakukan tatap muka ataupun melalui daring. Jika wawancara melalui daring, selain pakaian dan ramput yang rapi, kamu juga harus memastikan latar belakang tempat kamu wawancara dalam keadaan rapi dan bersih. Misalnya, rak buku yang tertata rapi atau dinding yang bersih. Bagaimana? Tidak sulitkan untuk dicoba. Selamat berburu beasiswa. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *