EDOO Mading Digital untuk Siswa Era Milenial

Undang-Undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan  pendidikan nasional mempunyai fungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan mengembangkan potensi siswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Untuk meningkatkan kemampuan literasi, kreativitas siswa, dan minat baca siswa, maka informasi edukasi perlu diperbarui secara berkala dan berkelanjutan, termasuk di mading sekolah. EDOOers, pernahkah kamu mendengar istilah mading sebelumnya? Biasanya mading banyak dipajang di sekolah-sekolah, berisi bermacam informasi mengenai sekolah, karya siswa, trivia, atau update tentang ujian sekolah/perguruan tinggi, atau informasi lainnya.

Buat kamu siswa yang kreatif, pasti akan senang sekali mengerjakan projek mading. Sebab, ada banyak sekali perihal-perihal yang bisa diteliti saat membuatnya. Kamu jadi bisa tahu banyak hal ketika melakukan pengkajian.

Pengertian Mading Digital

Mading merupakan singkatan dari Majalah Dinding, yaitu salah satu bentuk media tulis yang paling lugas dan digunakan siswa untuk korespondensi seperti media massa. Media ini disebut majalah dinding karena penyampaian mading lazimnya ditempel pada dinding sekolah. Majalah dinding adalah media yang menerapkan asar dasar majalah di dalamnya. Asar dasar sebuah majalah yang ada pada mading terdapat pada cara penyampaiannya informasi yang baik berupa gambar, tulisan, ataupun perpaduan dari kedua cara tersebut.

Sudah sejak dahulu mading (majalah dinding) dikenal untuk mewadahi kreativitas siswa, sekaligus sebagai media internal bagi sekolah dan madrasah. Mading dikelola oleh siswa sendiri, mading memuat beragam karya siswa seperti puisi, cerpen, artikel ataupun gambar.

Sekolah dan madrasah juga memanfaatkannya sebagai media internal, yakni untuk mencantumkan segala informasi yang ingin disampaikan pihak sekolah kepada siswa. Segala bentuk karya tulis siswa yang terpilih beserta dengan kertas-kertas informasi dari sekolah, disusun sedemikian rupa agar muat ditempelkan ke papan majalah dinding.

Namun zaman seperti itu sudah lewat, pada era digital kini sekolah dan madrasah dapat memanfaatkan teknologi untuk mekreasikan media informasi menjadi lebih dinamis dan menarik. Salah satunya yaitu dengan menggunakan EDOO Mading Digital.

EDOO Mading Digital adalah perpustakaan digital interaktif di lingkungan sekolah berbentuk wall pop up (mading) dan standing pop up serta monitor touch screen. Canggihnya, semua sudah berbasis web yang dapat digunakan untuk menampilkan informasi seperti layanan publik, berita online, artikel, dan juga telah terintegrasi dengan layanan aplikasi EDOO dengan menggunakan Smart Code.

Tampilan EDOO Mading Digital berisi konten digital berupa informasi atau berita serta koleksi konten digital yang ditunjukkan kepada warga sekolah dan madrasah. Di dalamnya juga menampilkan konten berupa kegiatan terbaru sekolah terkait, video profil sekolah (video informatif lainnya), konten buku, audio dan video.

Dewasa ini, seiring dengan perkembangan teknologi era revolusi industri 5.0 yang menunjang proses pembelajaran khususnya dalam publikasi konten pembelajaran, maka EDOO berinovasi memfasilitasi setiap sekolah dan madrasah di Indonesia dengan mengembangkan Mading Digital sebagai bentuk ekstensi layanan perpustakaan agar lebih mudah dijangkau oleh warga sekolah dan madrasah.

Fitur-Fitur EDOO Mading Digital

EDOO Mading Digital dijalankan pada LED touch screen dilengkapi dengan user interface yang menarik, fitur yang interactive, suara (text to speech), Smart Code, user interface/experience yang nyaman dan menarik untuk mengakses konten dengan mudah.

Lantas apa saja fitur-fitur sebenarnya dari Edoo Mading Digital, berikut ini adalah fitur-fitur canggih penunjang pada Edoo Mading Digital:

  1. Layar sentuh (touch screen)
  2. Dashboard admin & content
  3. Terintegrasi dengan aplikasi edoo
  4. Mode Luring / offline (terkoneksi dengan MOCODLS)
  5. QR Code
  6. Running Text

Pihak sekolah dan madrasah seperti guru, admin sekolah, atau siswa dapat menambah, mengganti, dan mengunggah segala bentuk konten pembelajaran atau informasi lain dengan sangat mudah dengan adanya EDOO Mading Digital. Sehingga konten pembelajaran yang ditampilkan di Edoo Mading Digital tersebut muncul dalam tampilan menu dan dapat diakses oleh seluruh siswa atau warga sekolah.

Edoo Mading Digital dikembangkan dalam sebuah ekosistem terintegrasi dengan platform lain seperti MOCODLS dan aplikasi Edoo. Hal ini memungkinkan kita sebagai pengguna dalam mengakses dan menghubungkan langsung konten mading ke smartphone atau tablet milik kita melalui fitur Smart Code. Selain itu Edoo Mading Digital juga terintegrasi dengan MOCODLS sebagai media penyimpanan dan pengelola data konten digital pembelajaran (eBook, audio, video).

Tujuan pengembangan Edoo Mading Digital adalah untuk menyebarluaskan konten perpustakaan sekaligus modernisasi infrastruktur sekolah dan madrasah. Warga sekolah akan tergerak mengakses konten lalu membuat konten baru untuk ditampilkan ke dalam EDOO Mading Digital sehingga ekosistem konten digital dan sekolah terbentuk.

Melalui konten yang terus bertambah, maka kreativitas siswa, kemampuan dalam memahami materi pembelajaran, serta kemampuan dirinya dalam berkolaborasi bersama teman sekelompoknya akan semakin terasah. Oleh karena itu, EDOO Mading Digital menjadi salah satu media pembelajaran yang bermanfaat sekaligus menyenangkan pada masa kini.

Ayo sekolah/EDOOskul, manfaatkan Mading Digital persembaan EDOO untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Sekolah yang ingin GO-DIGITAL bersama EDOO melalui perangkat Mading Digital dapat chat ke kami melalui email ke [email protected] atau WA/telfon kami di nomor 0859-1067-25577

Salam Literasi untuk Edukasi!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *